Karier & Bisnis Peduli Bangun Desa di LKD

 

Bersama Lumbung Karya Desa (LKD) Siapapun dapat menciptakan berbagai peluang karier - bisnis kearifan lokal dan peran yang beragam.

Jika mau bisnis kearifan lokal bisa start dari Patriot Desa

on click

Beberapa karier yang tersedia di LKD mencakup:

  1. Koordinator LKD
    • Koordinator LKD mulai dari tingkat pusat, propinsi, kabupaten dan desa.
  2. Manajer Proyek LKD:
    • Bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, dan pengelolaan keseluruhan proyek LKD. Melibatkan koordinasi antara berbagai tim, pengembangan strategi, dan pemantauan kemajuan proyek.
  3. Spesialis Pemasaran dan Promosi:
    • Fokus pada pemasaran dan promosi produk-produk lokal yang dijual melalui LKD. Melibatkan strategi pemasaran digital, pembuatan konten, dan hubungan dengan pelanggan.
  4. Ahli Teknologi Informasi (TI):
    • Bertanggung jawab atas pengembangan dan pemeliharaan platform digital LKD, termasuk situs web, aplikasi, dan sistem lainnya. Memastikan teknologi digunakan secara efektif untuk mendukung ekosistem LKD.
  5. Spesialis Pelatihan dan Pengembangan:
    • Menyelenggarakan pelatihan untuk anggota komunitas desa terkait penggunaan platform LKD, manajemen bisnis, dan pengembangan keterampilan lainnya yang diperlukan.
  6. Pengelola Hubungan Pelanggan:
    • Bertanggung jawab atas interaksi dan komunikasi dengan pelanggan, memberikan layanan pelanggan yang baik, dan mengumpulkan umpan balik untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
  7. Koordinator Logistik dan Distribusi:
    • Menangani logistik dan distribusi produk-produk dari UMKM desa ke pelanggan. Termasuk perencanaan stok, pengiriman, dan pemantauan inventaris.
  8. Analisis Data dan Keuangan:
    • Melakukan analisis data terkait penjualan, keuangan, dan kinerja platform LKD. Memberikan wawasan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.
  9. Pendamping Bisnis:
    • Memberikan dukungan langsung kepada UMKM dalam pengelolaan bisnis, pemasaran, dan strategi pengembangan. Melibatkan pemberian saran dan dukungan operasional.
  10. Pengembang Konten Digital:
    • Bertanggung jawab atas produksi konten digital untuk mempromosikan produk dan merek yang dijual melalui LKD. Ini dapat melibatkan fotografi, video, dan desain grafis.
  11. Pendamping Kewirausahaan Sosial:
    • Fokus pada pemberdayaan masyarakat desa untuk menjadi wirausahawan sosial. Memberikan panduan dan sumber daya untuk membantu inisiatif kewirausahaan lokal.
  12. Ahli Keberlanjutan:
    • Melibatkan pengembangan inisiatif keberlanjutan di dalam LKD dan mendukung UMKM desa untuk mengadopsi praktik bisnis yang berkelanjutan.
  13. Koordinator Keamanan Informasi:
    • Menjaga keamanan dan privasi data dalam platform LKD, memastikan bahwa informasi pelanggan dan UMKM aman.
  14. Pendamping Pendidikan dan Literasi Digital:
    • Melibatkan pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan literasi digital dan pengetahuan bisnis di kalangan masyarakat desa.
  15. Koordinator Program Komunitas:
    • Menangani kegiatan dan program komunitas yang melibatkan masyarakat desa, membangun kolaborasi, dan meningkatkan keterlibatan.

Setiap peran tersebut dapat berkontribusi pada keberhasilan dan keberlanjutan proyek Lumbung Karya Desa

Siap Bisnis pertanian Milenial, jadi Pratriot UMKM Desa?

Bekerja sama dengan Lumbung Karya Desa (LKD) membuka peluang untuk mengembangkan berbagai bisnis kearifan lokal dan UMKM kreatif.

Berikut beberapa ide bisnis yang dapat dimunculkan bersama LKD:

  1. Koordinator Bisnis LKD
    • Peluang bisnis digital LKD dari komunitas potensial,
  2. Produk Pangan Lokal:
    • Membangun UMKM yang memproduksi makanan khas daerah atau produk olahan lokal, seperti makanan ringan tradisional, sambal, atau keripik lokal.
  3. Kerajinan Tangan:
    • Mendorong pengrajin lokal untuk memproduksi kerajinan tangan yang mencerminkan kearifan lokal, seperti anyaman, tenun, keramik, atau ukiran kayu.
  4. Produk Tekstil Tradisional:
    • Memfasilitasi UMKM yang menghasilkan tekstil tradisional, seperti batik, ikat, atau tenun, dengan memberikan wadah untuk pemasaran dan penjualan.
  5. Produk Herbal dan Obat Tradisional:
    • Membangun UMKM yang memproduksi produk herbal, jamu, atau obat tradisional dengan bahan baku lokal.
  6. Karya Seni Lokal:
    • Memberdayakan seniman lokal untuk menciptakan karya seni yang mencerminkan kekayaan budaya dan alam daerah setempat, seperti lukisan, patung, atau seni rupa lainnya.
  7. Produk Kosmetik Alami:
    • Memfasilitasi UMKM yang memproduksi produk kosmetik alami dari bahan-bahan lokal, seperti sabun organik, minyak esensial, atau produk perawatan kulit alami.
  8. Produk Pertanian Organik:
    • Mendorong petani lokal untuk beralih ke pertanian organik dan mengembangkan produk-produk segar dan organik yang dapat dipasarkan melalui LKD.
  9. Paket Wisata dan Pengalaman Lokal:
    • Menyediakan paket wisata dan pengalaman lokal, termasuk kuliner, pertunjukan budaya, atau kegiatan alam, untuk meningkatkan sektor pariwisata di desa.
  10. Edukasi dan Pelatihan Lokal:
    • Mendukung penyelenggaraan kelas dan pelatihan lokal untuk mengajarkan keahlian tradisional, seperti membatik, membuat kerajinan tangan, atau pertanian organik.
  11. Produk Ramah Lingkungan:
    • Membangun UMKM yang memproduksi produk ramah lingkungan, seperti tas kain, alat makan dari bambu, atau produk daur ulang.
  12. Produk Kesehatan Alternatif:
    • Mendorong UMKM yang memproduksi produk kesehatan alternatif, seperti minuman herbal, suplemen alami, atau produk kesehatan lainnya.
  13. Konsultasi Bisnis Lokal:
    • Memberdayakan para ahli dan konsultan lokal untuk memberikan layanan konsultasi bisnis kepada UMKM di desa.
  14. Industri Kreatif Digital:
    • Mendorong UMKM di bidang industri kreatif digital, seperti desain grafis, pengembangan aplikasi, atau pemasaran digital, untuk memanfaatkan potensi digitalisasi ekonomi desa.

Penting untuk memahami potensi unik dan kebutuhan pasar lokal serta melibatkan masyarakat dalam proses pengembangan produk dan pemasaran.

Kosultasi melalui layanan LKD, bisnis-bisnis ini dapat memiliki akses lebih luas ke pasar dan mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk berkembang.