KAMPUS BANGUN PUTRA BANGSA

'Bangun Patriot Bangsa, Berkarya Cerdas Menuju Kejayaan'

Kami berkomitmen untuk menjadi pusat pendidikan tinggi yang unggul, mengintegrasikan nilai-nilai luhur, keilmuan profesional, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui pengembangan sumber daya manusia berkarakter, penyelenggaraan pendidikan berkualitas, mendorong inovasi dan pengembangan ilmu sosial, memajukan pemberdayaan masyarakat, serta membangun kemitraan berkelanjutan,

Kampus Bangun Putra Bangsa bertujuan untuk menjadi pusat pendidikan tinggi yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik dan profesionalisme, tetapi juga pada pembentukan karakter, nilai-nilai luhur, serta kontribusi aktif terhadap pembangunan masyarakat desa. Integrasi antara pembelajaran teori dan praktik melalui keterlibatan mahasiswa dalam Ekosistem LKD menjadi salah satu strategi yang potensial untuk mencapai tujuan tersebut.

Dengan LKD menjadi tempat praktek bagi mahasiswa sejak semester 3, mahasiswa dapat langsung terlibat dalam aktivitas yang berhubungan dengan pemberdayaan masyarakat desa, seperti program pelatihan keterampilan, pengembangan usaha mikro, atau kegiatan sosial lainnya. Hal ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis yang berharga bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa melalui kontribusi mereka.

Dengan demikian, keterlibatan mahasiswa dalam Ekosistem LKD menjadi bagian integral dari upaya Kampus Bangun Putra Bangsa untuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan mereka dalam membangun pendidikan tinggi yang berorientasi pada pembangunan masyarakat desa yang berkelanjutan.

Konsep kampus Bangun Putra Bangsa

Mengintegrasikan mahasiswa dalam Ekosistem Lumbung Karya Desa (LKD) sejak awal pendidikan hingga setelah lulus merupakan pendekatan yang sangat progresif dan berpotensi memberikan dampak yang signifikan bagi pembangunan masyarakat desa dan bangsa secara keseluruhan.

Dengan memungkinkan mahasiswa untuk terlibat dalam praktik langsung bersama masyarakat dalam naungan LKD sebelum mereka lulus dari kampus, hal ini dapat memberikan beberapa manfaat:

  1. Pemberdayaan Mahasiswa: Mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan praktis, pengetahuan, dan pengalaman langsung dalam konteks nyata pembangunan masyarakat desa. Mereka belajar secara langsung tentang tantangan dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat desa, serta belajar untuk memberikan kontribusi positif dalam pembangunan.
  2. Kolaborasi Berkelanjutan: Melalui keterlibatan dalam LKD, hubungan antara kampus dan masyarakat desa dapat dibangun sejak awal. Ini menciptakan landasan untuk kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat, di mana keduanya saling mendukung dalam pembangunan dan pemberdayaan.
  3. Penyebaran Pengetahuan dan Inovasi: Mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa pengetahuan, inovasi, dan praktik terbaik dari kampus ke masyarakat desa. Mereka dapat mengimplementasikan penelitian dan ide-ide baru dalam konteks nyata, serta membantu dalam menyebarkan pengetahuan tersebut kepada masyarakat pedesaan.
  4. Pemberdayaan Potensi Desa: Dengan melibatkan mahasiswa dalam pembangunan desa sebelum mereka lulus, masyarakat desa dapat lebih cepat merasakan manfaat dari pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh para mahasiswa. Hal ini dapat membantu dalam berdayakan potensi ekonomi, sosial, dan budaya yang ada di desa, serta mempercepat pembangunan secara keseluruhan.
  5. Pembebanan Mahasiswa yang Lebih Ringan: Dengan terlibat dalam praktek bersama masyarakat sejak awal, mahasiswa dapat merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan setelah lulus. Mereka tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga membangun jaringan dan koneksi yang akan bermanfaat dalam karir dan kehidupan mereka setelah lulus.
  6. Kolaborasi Antar-Kampus: Kampus BATRASA menjalin kerjasama yang erat dengan berbagai kampus lainnya, baik di tingkat regional maupun nasional, dalam menciptakan sinergi yang kuat untuk mencapai visi dan misi bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan kontribusi pada pembangunan masyarakat. Kolaborasi ini mencakup pertukaran pengetahuan, sumber daya, dan praktik terbaik dalam pendidikan dan penelitian di jaringan LKD Nusantara.
  7. Fleksibilitas Belajar: Melalui konsep aplikasi, mahasiswa Kampus BATRASA memiliki fleksibilitas untuk mengakses pembelajaran baik secara online maupun offline, sesuai dengan preferensi dan kebutuhan mereka. Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk mengatur waktu dan tempat belajar sesuai dengan jadwal mereka, serta memperluas aksesibilitas pendidikan kepada mereka yang mungkin terkendala oleh faktor geografis atau keterbatasan lainnya.

 

Kampus BATRASA berdiri sebagai lembaga yang tidak hanya mencetak lulusan berkualitas tinggi tetapi juga berperan sebagai media perubahan positif yang membawa kearifan lokal ke panggung global pembangunan.

Sebelum lulus Mahasiswa sudah mampu berkarya dalam masyarakat secara nyata dan ketika lulus telah menyatu dengan dunia usaha sesuai eranya, mendorong partisipasi aktif mereka dalam pembangunan masyarakat desa dan mempercepat pembangunan bangsa melalui potensi desa yang dimiliki.

Mendorong partisipasi aktif mereka dalam pembangunan masyarakat desa dan mempercepat pembangunan bangsa melalui potensi desa yang dimiliki.

Fakultas yang terkait langsung dalam konsep Kampus Bangun Putra Bangsa dengan fokus pada pembangunan masyarakat desa dan integrasi nilai-nilai luhur serta keilmuan profesional, adalah:

  1. Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora: Fakultas ini dapat mempelajari dan mengembangkan pengetahuan serta praktik terkait dengan pembangunan masyarakat, kajian sosial, antropologi, psikologi, ekonomi, dan bidang-bidang lain yang relevan dengan pengembangan masyarakat desa.
  2. Fakultas Pertanian dan Kehutanan: Fakultas ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pertanian berkelanjutan, agribisnis, teknologi pertanian, konservasi sumber daya alam, serta pemanfaatan dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan dalam konteks masyarakat desa.
  3. Fakultas Teknologi dan Informatika: Fakultas ini penting untuk mengembangkan teknologi dan sistem informasi yang mendukung pembangunan masyarakat desa, seperti pengembangan aplikasi atau sistem informasi untuk pertanian, pemasaran produk lokal, atau layanan kesehatan.
  4. Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Fakultas ini dapat membantu dalam pengembangan usaha mikro dan kecil, pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, serta analisis keuangan dan manajemen yang relevan dengan pembangunan masyarakat.
  5. Fakultas Kesehatan dan Kedokteran: Fakultas ini dapat memberikan kontribusi dalam pelayanan kesehatan masyarakat, program-program kesehatan desa, pendidikan kesehatan masyarakat, dan pengembangan teknologi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.
  6. Fakultas Pendidikan dan Keguruan: Fakultas ini dapat membantu dalam pengembangan pendidikan karakter, pengajaran inovatif, dan program-program pendidikan non-formal yang relevan dengan kebutuhan masyarakat desa serta pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan.

Keterkaitan langsung fakultas-fakultas tersebut dengan konsep Kampus BATRASA akan memastikan bahwa program-program pendidikan dan penelitian yang diselenggarakan oleh kampus tersebut sesuai dengan visi, misi, dan tujuan pembangunan masyarakat desa yang berkelanjutan.

**catatan:

2 Mode Kuliah di Kampus Bangun Putra Bangsa,

  • Kuliah online: dilaksanakan sebagai tahap awal dan segera diluncurkan pada tahun 2024.
  • Kuliah konvensional dilaksanakan sesuai progres LKD.

Siapapun bisa kuliah - syarat lulus SLTA.