Keuntungan LKD

Definisi Lumbung Karya Desa LKD, adalah konsep yang menitikberatkan pada pemanfaatan nilai-nilai luhur dan potensi kearifan lokal desa untuk menciptakan peluang pekerjaan, UMKM Unggul dan meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Melalui program ini, nilai-nilai luhur, sumber daya alam, keahlian tradisional, dan kreativitas warga desa dioptimalkan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Lumbung Karya Desa [LKD-Pusat} yang membantu setiap warga desa bangun Lumbung Karya Desa di desanya masing-masing yang memberikan “Manfaat & Profit” : :;

  1. Kepada warga desa/Anda
  2. Bagi Desa ybs.
  3. Untuk Komunitas
  4. Donatur/Lembaga Sosial

Kesuksesan dan keberhasilan program LKD sangat bergantung pada Gema Gong: “Gerakan Masyarakat Gotong Royong Bangun Desa” plus berdayakan digitalisasi ekonomi desa, yang bisa diwujudkan melalui layanan platform digital sbb :

  1. Lumbung Karya Desa [LKD] di desa Anda, yang berfungsi sebagai pusat kegiatan digitalisasi ekonomi desa sebagai media bangun desa dengan percepatan nya.
  2. Toko digital Desa di desa Anda, sebagai media digital marketing produk kearifan lokal
  3. Pasar digital Desa sebagai  e-commerce/situs jual beli online
  4. Portal Berita Desa sebagai pusat informasi, berita desa, motivasi, edukasi dan komunitas desa.
  5. Aplikasi digital lainnya yang akan diwujudkan sesuai progresnya.

pada langkah awal, bagi yang telah registrasi :

  1. Untuk warga desa/Anda bisa langsung memanfaatkan fasilitas pemasaran online (Toko digital Desa & Pasar digital Desa]
  2. Bagi Desa ybs. dan Komunitas bisa mengajukan via koordinatornya untuk dapatkan manfaat & Profit nya (silahkan kontak kami)
  3. Bagi Donatur / Lembaga Sosial bisa kolaborasi program yang sesuai. (silahkan kontak kami)
Keuntungan & Manfaat LKD

yang diperoleh oleh individu, desa, komunitas, dan investor dari bisnis Lumbung Karya Desa dapat melibatkan berbagai aspek, termasuk keuntungan finansial, sosial, dan lingkungan. Berikut adalah beberapa potensi keuntungan untuk masing-masing pihak:

1. Individu:

a. Pendapatan Tambahan:

  • Individu dapat mendapatkan pendapatan tambahan dari hasil penjualan produk atau layanan yang mereka kontribusikan ke Lumbung Karya Desa.

b. Peningkatan Keterampilan:

  • Pelatihan dan pengembangan keterampilan yang disediakan oleh Lumbung Karya Desa dapat meningkatkan kemampuan individu, meningkatkan peluang pekerjaan, atau memberikan peluang usaha sendiri.

c. Partisipasi dalam Keputusan:

  • Individu dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan terkait Lumbung Karya Desa, memberikan mereka rasa kepemilikan dan tanggung jawab dalam perkembangan bisnis.

d. Pemberdayaan Ekonomi Pribadi:

  • Partisipasi dalam Lumbung Karya Desa dapat memberikan individu rasa pemberdayaan ekonomi pribadi dan keberlanjutan.

e. Partisipasi dalam program sosial:

  • Individu dapat mengambil bagian dalam program sosial dan kesejahteraan masyarakat yang didukung oleh keuntungan dari Lumbung Karya Desa

f. Peluang Pekerjaan Lokal:

  • Dengan pertumbuhan usaha lokal melalui Lumbung Karya Desa, individu dapat memiliki lebih banyak peluang pekerjaan di lingkungan lokal mereka..

2. Desa:

a. Pendapatan Daerah:

  • Desa dapat meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak dan kontribusi lainnya dari kegiatan bisnis di Lumbung Karya Desa.

b. Infrastruktur dan Pembangunan:

  • Keuntungan dapat diinvestasikan kembali dalam pembangunan infrastruktur desa, meningkatkan kualitas hidup dan daya tarik desa.

c. Pemberdayaan Ekonomi Desa:

  • Bisnis yang berkembang dapat memberdayakan ekonomi desa melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan diversifikasi pendapatan.

d. Program Kesejahteraan Masyarakat:

  • Keuntungan dapat digunakan untuk mendukung program-program kesejahteraan masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial.

3. Komunitas:

a. Solidaritas dan Kolaborasi:

  • Lumbung Karya Desa dapat memperkuat solidaritas dan kolaborasi antara anggota komunitas, menciptakan dukungan bersama dan pertumbuhan bersama.

b. Peningkatan Identitas Budaya:

  • Mempromosikan dan melestarikan identitas budaya dan kearifan lokal dapat memberikan nilai tambah pada komunitas dan menarik wisatawan atau pembeli.

c. Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Marginal:

  • Program pemberdayaan yang didanai oleh keuntungan dari Lumbung Karya Desa dapat mendukung peran perempuan dan kelompok masyarakat marginal.

d. Keberlanjutan Lingkungan:

  • Praktik bisnis yang berkelanjutan dapat mendukung keberlanjutan lingkungan di komunitas.

4. Investor:

a. Pendapatan Investasi:

  • Investor dapat mendapatkan pendapatan dari investasi dalam bentuk dividen, keuntungan modal, atau hasil investasi lainnya.

b. Pertumbuhan Portofolio Berkelanjutan:

  • Investasi dalam proyek-proyek berkelanjutan seperti Lumbung Karya Desa dapat memberikan pertumbuhan portofolio yang berkelanjutan.

c. Dukungan pada Inisiatif Berkelanjutan:

  • Dukungan pada inisiatif bisnis yang berdampak positif dapat meningkatkan citra dan kepercayaan investor.

d. Hubungan dengan Komunitas:

  • Melalui dukungan pada Lumbung Karya Desa, investor dapat membangun hubungan yang positif dengan komunitas dan masyarakat lokal.
Catatan Penting:
  • Keuntungan individu dapat bervariasi tergantung pada tingkat partisipasi, keterlibatan, dan kontribusinya dalam Lumbung Karya Desa.
  • Melalui keuntungan pribadi ini, individu dapat merasa terkoneksi dengan perkembangan desa dan merasakan dampak positif dari partisipasinya.
  • Keuntungan dapat berasal dari berbagai aspek, termasuk penjualan produk, efisiensi operasional, atau peningkatan nilai aset.
  • Keuntungan sosial dan lingkungan dapat meningkatkan citra bisnis dan mendukung keberlanjutan jangka panjang.

Dengan menciptakan keseimbangan yang baik antara keuntungan finansial, sosial, dan lingkungan, Lumbung Karya Desa dapat menjadi model bisnis yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif pada semua pihak yang terlibat.