Syarat Bangun Lumbung Karya di Desa Anda

  1. Terdaftar sebagai anggota Lumbung Karya Desa [Pusat] atau Paguyuban Ngesthi Manunggal - Jatinom Klaten.
  2. Mengajukan permohonan diri sebagai koordinator nya.
  3. Siap dengan team kerja profesional nya
  4. Menyelesaikan persyaratan administrasi dan pelaksana harian nya.
  5. Pahami bukan sekedar mengerti maksud dan tujuan Lumbung Karya Desa setidaknya baca Proposal nya.
  6. Disetujui permohonan nya oleh Paguyuban Ngesthi Manunggal.
  7. Berjiwa dan bertindak sebagai Patriot Bangsa.

Proses Pembangunan Ekosistem Lumbung Karya Desa (LKD) di desa ybs.

Koordinator & team Kerja LKD harus sudah siap,

untuk tahap awal koordinator dan team kerja bangun LKD, pelajari tentang keuntungan dan manfaat LKD dan sambil berproses belajar digital marketing nya,

pelajari digitalisasi ekonomi desa LKD di sini

Dengan menjalankan langkah-langkah digitalisasi ekonomi desa tersebuti, LKD akan menjadi pusat ekonomi desa yang berkelanjutan, memberdayakan masyarakat, dan membawa kemakmuran bagi setiap desa dan waarga desa yang terlibat.

Deskripsi arus ekosistem Lumbung Karya Desa (model 2)

  1. Inisiasi Program Lumbung Karya Desa:
    • Program dimulai dengan mengidentifikasi potensi ekonomi dan kearifan lokal di desa, melibatkan pemerintah desa, komunitas, dan pelaku usaha.
  2. Pemetaan Potensi Desa:
    • Melibatkan tinjauan potensi pertanian, perikanan, peternakan, holtikultura, dan perkebunan di desa, serta identifikasi sumber daya manusia dengan keterampilan yang dapat ditingkatkan.
  3. Perencanaan Strategis:
    • Rencana strategis dibuat untuk mengembangkan unit-unit usaha seperti pertanian organik, kerajinan lokal, atau jasa pendidikan.
  4. Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan:
    • Program pelatihan disediakan untuk meningkatkan keterampilan anggota komunitas, dengan fokus pada keterampilan digital, manajemen usaha, dan teknik pertanian modern.
  5. Pengembangan Infrastruktur:
    • Investasi dilakukan dalam infrastruktur seperti fasilitas pertanian, pusat pengolahan, dan pemasaran online untuk mendukung kegiatan bisnis.
  6. Implementasi Teknologi Digital:
    • Teknologi digital diterapkan untuk mempercepat distribusi, pemasaran, dan manajemen bisnis secara keseluruhan.
      • Lumbung Karya Desa di desa ybs.
      • Toko digital Desa ybs.
      • Toko digital Perdana
      • Pasar digital Desa
      • Portal Berita Desa
  7. Diversifikasi Pendapatan:
    • Diversifikasi produk dan layanan dilakukan untuk mencakup potensi desa, termasuk membuka toko online, berpartisipasi dalam pasar lokal, atau kolaborasi dengan bisnis lain.
  8. Pasar Global:
    • Melihat peluang untuk menjual produk desa ke pasar global melalui platform e-commerce [Pasar digital Desa]
  9. Keberlanjutan Lingkungan:
    • Praktik berkelanjutan diterapkan dalam produksi dan pengelolaan sumber daya alam untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.
  10. Kegiatan Sosial dan Budaya:
    • Promosi kegiatan sosial dan budaya dilakukan untuk memperkuat identitas lokal dan menarik dukungan masyarakat.
  11. Pengelolaan Keuangan:
    • Dibangun sistem pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel untuk mendukung operasional dan pertumbuhan bisnis.
  12. Evaluasi dan Peningkatan:
    • Evaluasi periodik dilakukan terhadap kinerja bisnis, dengan perbaikan berkelanjutan yang diimplementasikan.
  13. Kolaborasi Antar-Pelaku Usaha:
    • Kemitraan dijalin dengan pelaku usaha lokal untuk mendukung pertumbuhan bersama dan memperkuat jejaring bisnis.
  14. Pemberdayaan Masyarakat:
    • Fasilitasi partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan Lumbung Karya Desa, membentuk hubungan erat dengan komunitas.
  15. Pengukuran Dampak:
    • Dampak positif pada tingkat ekonomi, sosial, dan lingkungan diukur untuk menilai keberhasilan program.
  16. Dukungan Investor:
    • Investasi ditarik untuk mendukung pengembangan dan pertumbuhan bisnis, menciptakan hubungan positif dengan investor.
  17. Skala Up atau Reproduksi Model:
    • Jika berhasil, pertimbangkan untuk mengembangkan model serupa di desa lain atau mengembangkan bisnis ke sektor lain.
  18. Peningkatan Keberlanjutan:
    • Keberlanjutan bisnis dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat terus ditingkatkan untuk mencapai dampak yang berkelanjutan.

Dengan memahami arus ekosistem Lumbung Karya Desa, dapat menciptakan dasar yang kuat untuk mengembangkan bisnis yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif pada masyarakat dan lingkungan